Sosial Media
0
News
    Home Nasional

    Gas Jumbo 5 Tcf Ditemukan di Kaltim, Target Produksi Melonjak

    2 min read

    Bahlil Lahadalia

    AMANAH INDONESIA -- Pemerintah mengumumkan penemuan cadangan gas raksasa di Kalimantan Timur. Temuan ini diproyeksikan memperkuat ketahanan energi nasional dan mendorong lonjakan produksi dalam beberapa tahun ke depan.

    Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan penemuan gas bumi besar di Sumur Geliga-1, Blok Ganal, lepas pantai Kalimantan Timur. Cadangan yang ditemukan diperkirakan mencapai 5 triliun kaki kubik (Tcf) gas serta 300 juta barel kondensat.

    “Di era kondisi dunia yang hampir semua dunia sekarang menjaga cadangan mereka, sekali lagi kita bersyukur kepada Tuhan bahwa (penemuan) ini anugerah yang diberikan dan kita harus betul-betul fokus dalam rangka menjalankan perintah Bapak Presiden untuk mencari sumber-sumber minyak baru,” ujar Bahlil.

    Dikelola ENI, Perkuat Potensi Migas

    Temuan ini berada di Wilayah Kerja Ganal yang dioperasikan oleh ENI dengan kepemilikan 82 persen, sementara 18 persen lainnya dimiliki Sinopec.

    Eksplorasi ini memperkuat potensi migas nasional, khususnya di Cekungan Kutai, Kalimantan Timur, yang selama ini dikenal memiliki prospek besar.

    “Ini adalah hasil eksplorasi dan setelah ini mereka juga akan melakukan pengembangan untuk melakukan eksplorasi dari beberapa wilayah lain selain daripada wilayah Kalimantan Timur,” kata Bahlil.

    Target Produksi Gas Hingga 2030

    Pemerintah menargetkan peningkatan produksi gas secara signifikan dari proyek ini. Pada 2028, produksi puncak diproyeksikan mencapai 2.000 MMSCFD, naik dari produksi saat ini sekitar 600–700 MMSCFD.

    Produksi bahkan ditargetkan meningkat hingga 3.000 MMSCFD pada 2030 sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan energi nasional.

    Eksplorasi Laut Dalam dan Infrastruktur

    Sumur Geliga dibor hingga kedalaman sekitar 5.100 meter dengan kedalaman laut mencapai 2.000 meter. Pengembangan proyek akan memanfaatkan fasilitas terapung (FPSO) dengan kapasitas hingga 1 miliar kaki kubik gas per hari dan 90.000 barel kondensat per hari.

    Selain itu, fasilitas eksisting seperti Kilang LNG Bontang akan dimanfaatkan untuk mempercepat produksi dan distribusi.

    Tambahan Cadangan dari Sumur Lain

    Selain Geliga, pemerintah juga mengungkap temuan di Sumur Gula dengan potensi sekitar 2 TCF gas dan 75 juta barel kondensat.

    Kombinasi kedua temuan ini diperkirakan mampu menambah produksi hingga 1.000 MMSCFD gas dan 90.000 barel kondensat per hari.

    Dorong Investasi dan Ketahanan Energi

    Penemuan ini dinilai strategis dalam meningkatkan cadangan migas nasional sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur energi.

    Pemerintah mendorong agar proyek segera masuk tahap pengembangan agar manfaat ekonominya bisa dirasakan, mulai dari peningkatan investasi hingga penciptaan lapangan kerja.

    Penemuan gas jumbo di Kalimantan Timur menjadi sinyal kuat bahwa potensi energi Indonesia masih besar. Jika dikelola optimal, temuan ini dapat menjadi pilar penting bagi pertumbuhan ekonomi dan ketahanan energi jangka panjang.

    Additional JS